ads header

Senin, 31 Agustus 2026

Sekjen DPP GRIB Jaya Luruskan Isu Viral: "Kami Bersama Masyarakat Cinta Damai, Menolak Anarkis"

0

Teks Foto : Sekjen DPP Grib Jaya Zulfikar,SE (tengah kemeja merah hitam)

Sukabumi|SumutAkurat.com



Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP GRIB Jaya, Zulfikar, SE, menyampaikan klarifikasi resmi terkait isu yang viral di media sosial TikTok, Instagram dan platform lainnya beberapa hari terakhir yang menuding GRIB Jaya sebagai "musuh ojol, musuh rakyat dan masyarakat".


Klarifikasi tersebut disampaikan di hadapan peserta Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD GRIB Jaya Provinsi Jawa Barat, bertempat di Hotel Augusta, Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, Sabtu, 29/8/2026.


"GRIB Jaya adalah organisasi kemasyarakatan yang sudah pasti bersama-sama masyarakat. Masyarakat yang mana? Ya masyarakat yang bukan melakukan tindakan-tindakan anarkis," tegas Zulfikar.


1.Klarifikasi Peran PAM Swakarsa


Sekjen menjelaskan bahwa keterlibatan anggota GRIB Jaya sebagai PAM Swakarsa beberapa waktu lalu adalah untuk membantu aparat keamanan dalam membubarkan massa. Ia juga membedakan antara peserta aksi demonstrasi dengan "para perusuh".


"Demonstrasi itu ada aturannya di negara kita ini. Berakhir dan harus bubar jam enam sore. Yang di siang hari teman-teman dari Pati itu sudah habis sudah pulang. Muncullah orang-orang para perusuh yang memang sengaja ingin membuat kerusuhan, melakukan pengrusakan fasilitas umum, merusak mobil pribadi orang yang lewat," jelasnya.


Lebih lanjut, Sekjen menekankan bahwa tindakan kekerasan dan membuat suasana mencekam di malam hari merupakan "pola-pola yang dipakai oleh PKI".


"Kalau hari ini ada orang yang mengklaim dirinya sebagai masyarakat tapi membuat ketakutan di masyarakat di tengah malam, itu gerombolan PKI. Kita GRIB Jaya siap akan melawan mereka," tegasnya.


2.Menolak Fitnah dan Menjunjung Hukum


Sekjen juga meluruskan narasi viral terkait adanya korban meninggal. Menurutnya, informasi yang beredar bahwa ada yang "dipukulin" bukan dilakukan oleh anggota PAM Swakarsa GRIB Jaya.


"Tidak ada itu yang mati dipukulin oleh kami. Itu oleh pendemo sendiri dan tempatnya juga berbeda," katanya.


Ia menambahkan, anggota PAM Swakarsa tidak melakukan kekerasan, namun terprovokasi karena dilempari batu cetakan semen yang diduga sudah dipersiapkan sebelumnya.


"Menyampaikan pendapat dilindungi undang-undang. Boleh, silakan. Tapi semua dibungkus dalam koridor undang-undang. Jangan alih-alih menuntut hak tapi melanggar hak orang lain. Itu namanya munafik," ucapnya.


3.Komitmen Program Nyata untuk Masyarakat


Di akhir keterangannya, Sekjen mengajak seluruh jajaran GRIB Jaya untuk tidak terpengaruh narasi hasutan dan fokus pada kerja nyata untuk masyarakat.


"Kita tidak usah lemah, tidak usah khawatir. Kita berada di posisi yang benar. Mari kita sukseskan Rakerda ini dengan membuat program-program yang bermanfaat bagi masyarakat. Kita buktikan dengan tindakan nyata yang dirasakan masyarakat," pungkasnya.


Sekjen juga menyampaikan bahwa Ketua Umum DPP GRIB Jaya, H. Hercules Rosario de Marshal, akan memberikan keterangan lebih lanjut secara langsung. (**)

Author Image
AboutAD

Soratemplates is a blogger resources site is a provider of high quality blogger template with premium looking layout and robust design

Tidak ada komentar:

Posting Komentar