
Teks Foto : Rapat pembahasan tindak lanjut penertiban dengan PKL, yang berlangsung di Aula Kantor Camat Binjai Timur.
SUMUT AKURAT, BINJAI | Pemerintah Kota (Pemko) Binjai bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) menggelar pertemuan rapat pembahasan tindak lanjut penertiban dengan para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang sebelumnya ditertibkan oleh Tim Terpadu. Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka mengoptimalkan agar para pelaku UMKM dapat naik kelas, berlangsung di Kantor Camat Binjai Timur yang beralamat di Jalan Olahraga, Kelurahan Timbang Langkat, Selasa (14/04/2026) siang.
Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Kota Binjai, Chairin F. Simanjuntak mengatakan, tujuan dari pertemuan ini untuk berdiskusi dengan para PKL. Pihaknya juga sudah menyiapkan langkah-langkah agar para PKL yang sebelumnya ditertibkan dapat dirangkul dan kembali berdagang. "Dalam diskusi ini, kami juga mohon masukan dari Pak Hairil selaku Wakil Ketua DPRD Binjai. Kami juga harus berkordinasi dengan Stakeholder yang ada. Pada intinya, kami akan merangkul para pedagang," ujarnya.
Sekdako Binjai juga meminta kepada Camat Binjai Timur dan Camat Binjai Selatan, untuk mendata para PKL yang ditertibkan. "Saya berharap sore ini datanya bisa masuk. Sebab sesuai petunjuk Bapak Walikota, besok akan kami rapatkan," tegas Chairin F. Simanjuntak.
Sekretaris Daerah Kota Binjai menambahkan bahwa Pemerintah telah menyiapkan langkah-langkah strategis, termasuk opsi relokasi ke lokasi yang lebih representatif dan tidak mengganggu ketertiban umum maupun arus lalu lintas. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk menjaga komunikasi yang baik demi tercapainya kesepahaman bersama.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Binjai Hairil Anwar, dalam sambutannya berharap agar DPRD sebagai Instansi penyelenggara daerah diikutsertakan dalam membuat aturan. "Terkait dengan aturan, kita berharap diikutsertakan. Sebab Perda tersebut berlaku se-Kota Binjai. Apalagi tujuan dari penegakan hukum adalah keadilan," tuturnya.
Wakil Ketua DPRD Binjai ini juga menegaskan, jika para Pedagang Kaki Lima yang sebelumya di tertibkan masih ingin berjualan dilokasi yang tersebut. "Mereka para pedagang masih ingin berjualan di lokasi yang sama. Mereka juga siap mengikuti aturan yang berlaku, dirapikan sesuai estetika untuk keindahan Kota Binjai," ungkapnya.
Dirinya juga menyoroti Pusat Jajanan Serba Ada (Pujasera) dan Pasar Rambung yang saat ini dinilai Pemko Binjai gagal mengelolanya. "Seharusnya ada kajian terlebih dahulu, maka kita uji relokasi yang kita tuju, apakah relokasi itu cocok buat pedagang. Kita berharap kepala daerah pro kepada PKL dan dapat membina para pedagang. Kami juga berharap ada solusi dari Kepala Daerah terhadap para pedagang yang sebelumnya ditertibkan," ujar Hairil Anwar.
Dalam arahannya, Wakil Wali Kota Binjai Hasanul Jihadi S.H., S.Sos., M.Kn., menegaskan bahwa penertiban PKL bukan semata-mata upaya penegakan aturan, namun juga bagian dari penataan kota agar lebih tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat. Ia menekankan pentingnya pendekatan humanis serta solusi yang berpihak kepada pedagang, sehingga tidak menimbulkan keresahan sosial.
Wakil Walikota Binjai juga menuturkan bahwa pihaknya tidak ada niat jelek kepada para pedagang. Ia juga meyakini bahwa DPRD Binjai murni berjuang untuk para pedagang. Yakinlah bahwa kami berpihak kepada masyarakat kecil. "Pertemuan ini tidak untuk mencari masalah, namun untuk mencari solusi. Dalam pertemuan ini, saya juga tidak melihat dari satu sisi, tapi dari banyak sisi," bebernya.
Hasanul Jihadi juga berharap aset Pemko Binjai yang selama ini tidur, dapat dimanfaatkan dengan sebaiknya demi mengangkat UMKM Binjai agar naik Kelas. "Keadilan dan keberpihakan pasti akan kami kedepankan. Saya pribadi juga tidak mungkin anti kepada para pedagang, Hal ini dilakukan agar para Pedagang yang ada di kota Binjai dapat Naik kelas," harap Hasanul Jihadi.
Kepada DPRD Binjai, Hasanul Jihadi juga memohon agar ikut mengawasi kinerja Pemko Binjai. Berilah kami masukan dan kritik yang baik untuk membangun Kota Binjai. "Dengan kritik yang positif, kita akan bersama-sama mendongkrak para pedagang kaki lima untuk naik kelas," pungkasnya.
Para pedagang kaki lima yang hadir juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan aspirasi dan harapan mereka. Sebagian besar berharap agar pemerintah benar-benar menyediakan solusi nyata, bukan sekadar penertiban semata, sehingga mereka tetap dapat mencari nafkah tanpa melanggar aturan.
"Kami ingin tetap berjualan dilokasi biasanya. Kami juga siap mengikuti aturan yang ada karena kami sadar tidak mungkin melawan pemerintah," ungkap beberapa perwakilan pedagang.
Saat ini, para Pedagang Kaki Lima yang sebelumya ditertibkan, berharap agar Pemko Binjai segera mencarikan solusi agar mereka dapat kembali berjualan di lokasi yang sebelumya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM menyampaikan bahwa pihaknya siap melakukan pembinaan kepada para PKL, baik dari segi manajemen usaha maupun peningkatan kualitas dagangan, sehingga para pedagang tetap dapat menjalankan usahanya secara berkelanjutan.
Dalam forum tersebut, para Camat turut memaparkan kondisi riil di lapangan, termasuk tantangan yang dihadapi dalam penataan PKL di wilayah masing-masing. Di sisi lain, Wakil Ketua DPRD Kota Binjai menekankan pentingnya kebijakan yang adil dan berpihak pada masyarakat kecil, seraya mendorong agar proses penertiban dilakukan secara transparan dan tidak diskriminatif.
Usai pertemuan, para PKL pun berharap agar secepatnya Pemerintah Kota Binjai mencarikan solusi bagi mereka secepatnya. "Kami pasti akan membantu para pedagang untuk mencari solusinya. Dalam waktu dekat ini, akan digelar event MTQ Tingkat Kota di Masjid Al Fatih. Silahkan berjualan disana dan tidak dipungut biaya," demikian tutup Hasanul Jihadi.
Rapat ini diharapkan menjadi langkah awal menuju penataan PKL yang lebih tertib dan berkelanjutan, dengan mengedepankan sinergi antara Pemerintah, legislatif, dan masyarakat demi terciptanya Kota Binjai yang lebih rapi dan nyaman.
Turut hadir dalam pertemuan itu Kadis Koperasi & UKM Sofyan Siregar, Kadis Tenaga Kerja Perindag Hamdani Hasibuan, Satpol PP Binjai yang diwakili Kabid Trantib, Camat Binjai Timur M. Yusuf, dan Camat Binjai Selatan SalamuddiN, serta beberapa perwakilan PKL Jalan Bandung dan Jalan Olahraga yang sebelumnya ditertibkan oleh Tim Terpadu. (TIM)