ads header

Rabu, 22 April 2026

Gelar FGD Tahun 2026, Kepala BPS Binjai : Tidak Ada Gratifikasi, Untuk Konsumen Data Semuanya GRATIS

0


SUMUT AKURAT, BINJAI
| Dalam rangka penyusunan dan penetapan standar pelayanan publik terpadu dilingkungan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Binjai sesuai amanat Undang-Undang Nomor 25 tahun 2009. BPS kota Binjai menggelar Foccus Group Discussion (FGD) yang berlangsung di Kantor BPS kota Binjai, jalan WR. Monginsidi, Kelurahan Satria, Kecamatan Binjai kota, Rabu (22/04/2026) sekitar pukul 09.00 WIB sampai dengan selesai.


BPS Kota Binjai mengadakan Focus Group Discussion dengan agenda Penetapan Standar Pelayanan BPS kota Binjai tahun 2026, yang dihadiri oleh satu (1) orang dari Dinas Kominfo kota Binjai Ester Debora Pasaribu S.Kom., M.I.Kom., satu (1) orang dari Bapperida kota Binjai Ernita Lumbantobing S.E., satu (1) orang Dosen STIE Kaputama Binjai I Gusti Brahmana S.Kom., M.Kom., satu (1) orang perwakilan Ormas PC NU kota Binjai Dr. Robin Sirait, M.Pd., satu (1) orang perwakilan Wartawan kota Binjai Ikhwan Praja Rangkuti, dan dua (2) orang Mahasiswa dari Kaputama.


Acara dibuka secara resmi oleh Kepala BPS Kota Binjai Alberto Hasugian S.Si., M.M., dan dilanjutkan dengan pemaparan materi Standar Pelayanan Statistik Terpadu BPS kota Binjai tahun 2026 serta Sosialisasi Layanan Pengaduan oleh Hizrawan Dodi S.Stat., Kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara Kesepakatan Standar Pelayanan, dan ditutup dengan forum diskusi.


Dalam pemaparannya Kepala BPS kota Binjai Alberto Hasugian menyampaikan bahwa sistem pelayanan di BPS Kota Binjai akan dinilai, jadi melalui pertemuan ini masukan-masukan oleh Bapak/Ibu sekalian yang hadir dapat disampaikan kepada publik, agar standar pelayanan BPS kota Binjai dapat lebih optimal kedepannya.


"Sistem pelayanan di BPS itu nantinya akan dinilai dan akan dilaporkan juga melalui sistem pelaporan terkait dengan bagaimana standar pelayanannya. Kemudian juga BPS kota Binjai harus meningkatkan kualitas sdm pekerjanya, sarana dan prasarananya, termasuk juga kondisi kantor yang masih sempit namun kita masih melihat peluang agar dapat memaksimalkan dalam pelayanan publik," ujar Alberto.


Lebih lanjut, masih banyak yang mesti harus diperbaiki walaupun sudah masuk dalam tahap perencanaan seperti fasilitas untuk disabilitas, mudah-mudahan kedepannya kita akan perbaiki standar pelayanan kepada publik.


"Terkait gratifikasi, setau saya dari dulu BPS tidak pernah menerima imbalan dalam bentuk apapun, karena memang hal itu sangat dilarang, meski ada banyak kejadian dalam hal meminta data, masyarakat setelah diberikan data oleh BPS secara ikhlas ingin memberikan seperti uang, kue bolu, dan lainnya. Namun, kami selalu mengatakan jangan Pak, jangan Buk, itu dilarang, karena sudah seperti inilah standar pelayanan BPS kepada masyarakat," jelasnya.





Oleh karena di BPS kota Binjai, saya selalu mengingatkan kepada petugas PST agar tetap memaksimalkan pelayanan publik. Walaupun dalam seminggu, sebulan, tidak ada masyarakat yang datang untuk meminta data karena sudah bisa dilihat dari website, tapi tetap harus ada petugas PST yang standby di meja pelayanan.


"Dalam waktu dekat BPS kota Binjai juga akan melaksanakan Sensus Ekonomi 2026, tahun ini sedikit berbeda, karena harus seluruh kegiatan ekonomi itu terdata, jadi bidang pertanian juga akan di sensus nantinya. Petugas sensus akan kami dibekali dengan bed dan surat tugas, serta rompi hitam dengan corak kuning," tegasnya sembari membuka kegiatan FGD.


Ditempat yang sama, Fasilitator penyampaian materi Hizrawan Dodi S.Stat., mengungkapkan rasa terimakasih kepada para peserta yang turut hadir dalam rangka kegiatan Foccus Group Discussion standar pelayanan statistik terpadu BPS kota Binjai. Saat ini layanan yang kita lakukan ada tiga, yakni layanan Perpustakaan, layanan konsultasi statistik, dan layanan Rekomendasi kegiatan Statistik.


"Setiap konsumen data yang berkunjung ke BPS kota Binjai harus dan wajib dilayani, tidak ada yang boleh terabaikan, karena itu sudah standar dalam pelayanan. Petugas akan tetap ada diruang PST BPS kota Binjai, dan untuk itu semua gratis tidak dipungut biaya apapun. Kita disini tidak ada gratifikasi, karena kita hanya mengoptimalkan pelayanan kepada konsumen data," ucapnya.


Setelah uraian materi yang cukup panjang, kemudian diadakan sesi diskusi sekaligus tanya jawab yang menjadikan kegiatan FGD BPS kota Binjai lebih menarik. Tanggapan serta harapan pun disampaikan oleh masing-masing peserta yang hadir. Kegiatan FGD pun ditutup dengan sesi foto bersama. (PR__RED)




Keterangan FotoBPS kota Binjai menggelar Foccus Group Discussion (FGD) yang berlangsung di Kantor BPS kota Binjai, jalan WR. Monginsidi, Kelurahan Satria, Kecamatan Binjai kota, Rabu (22/04/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.

Author Image
AboutRAY

Soratemplates is a blogger resources site is a provider of high quality blogger template with premium looking layout and robust design

Tidak ada komentar:

Posting Komentar