
Teks Foto : Ketua DPD PSI Kota Binjai Hasanul Jihadi saat meninjau banjir dan memberi bantuan
Binjai|SumutAkurat.com
Sabtu (29/11/25), Dari mulai awal banjir pada Kamis ( 27/11/2025 ) Hasanul Jihadi atau yang biasa disapa Jiji terus bergerak membantu evakuasi warga yang terdampak bencana banjir Tahun 2025 di Kota Binjai.
Pantauan awak Media, Hasanul Jihadi yang saat ini menjabat sebagai Wakil Walikota Binjai dan juga Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia ( PSI ) Kota Binjai. Setelah mendengar adanya banjir melanda Kota Binjai Jiji langsung mendatangi lokasi, dimulai dari mengunjungi Kelurahan Setia, beliau terjun langsung bersama Kalaksa BPBD Kota Binjai Rudi Iskandar Baros untuk mengevakuasi korban banjir yang masih terjebak di dalam rumah.
Dengan mulai masuk ke pemukiman penduduk Titos Bonjol, jiji menyeser setiap rumah warga untuk memastikan tidak ada warga yang masih berada di dalam rumah.
Setelah itu Hasanul Jihadi bersama Pj Sekdako Kota Binjai, Chairin F Simanjuntak melihat kondisi dapur umum dan kondisi tenda pengungsi yang ditempati para korban banjir nantinya.
Bergerak dari situ Hasanul Jihadi mulai bergerak ke lokasi banjir selanjutnya di Kelurahan Berengam.
Setelah itu Jiji berangkat lagi ke Pekong Cina yang ada di dekat Titi kembar untuk melihat lokasi peungsian warga Kelurahan Binjai.
Bersama Bapak Walikota Binjai Drs.Amir Hamzah, MAP., dan Pj Sekdako Binjai, Hasanul Jihadi menyiapkan Gedung Olahraga ( GOR ) yang berada di Jln Jambi, Kecamatan Binjai Selatan sebagai tempat penerima bantuan donasi dari pada donatur yang mau memberikan bantuan untuk korban banjir dan sebagai dapur utama mendistribusikan makanan dan minuman untuk korban banjir.
Pada hari Jumat ( 28/11/2025 ) selesai Sholat Jumat, Hasanul Jihadi bersama teman-teman DPD PSI Kota Binjai mengunjungi beberapa posko banjir di Kota Binjai.
" Ini Bukan soal nilai bantuan yang tersalurkan, lebih dari itu kami ingin memastikan bahwa setiap warga yang terdampak merasakan kehadiran pemerintah, hadir untuk mendengar, menyimak, dan memahami apa yang benar-benar dibutuhkan, Ujar jiji.
Dari cerita-cerita yang disampaikan, saya kembali diingatkan bahwa kekuatan kita sebagai kota justru lahir dari semangat saling menguatkan.
Musibah ini bukan sekadar ujian alam, tetapi juga pengingat bahwa gotong royong adalah nafas yang menyatukan kita sebagai satu keluarga besar di Kota ini.
Ke depan, pemerintah akan terus hadir, bukan hanya dalam masa darurat, tetapi juga dalam proses pemulihan dan pembenahan wilayah.
Saya percaya, ketika kita bergerak bersama, maka setiap tantangan, seberat apa pun akan selalu menemukan jalan keluarnya. Semoga Allah memudahkan langkah-langkah kita dan menjaga seluruh keluarga kita di Kota Binjai, Ucapnya Hasanul Jihadi. (AD)